Rabu, 04 November 2015

NEW MEDIA

Perkembangan Globalisasi yang begitu cepat yang membuat manusia berkembang dengan memunculkan inovasi-inovasi baru yang tiada henti. Dengan berkembangnya teknologi yang dapat memudahkan manusia dalam berkomunikasi. Kini komunikasi antar umat manusia dengan manusia yang lainnya sudah tidak terbendung lagi. Kini manusia dapat berkomunikasi dimana pun kapan pun tidak terhalang oleh jarang seberapa pun. Karena rata-rata kini masyarakat sudah memiliki smartphone yang dapat digunakan untuk mengakses media sosial atau yang disebut juga 'Medsos'. Adapun beberapa situs yang sering diakses oleh masyarakat adalah facebook, twitter, instagra, youtube, path dan lain-lain sebagaimya Dan sebagai contohnya yaitu instagram.
Instagram adalah suatu aplikasi atau media yang diciptakan oleh perusahaan Burbn, Inc yang berdiri pada tahung 2010. Pada tahun 2012, mereka sanggup membukukan jumlah pengguna aktif sebanyak 100 juta. Melihat hal tersebut, Facebook tergiur untuk mengakuisisi mereka dan kini Instagram telah menjadi bagian Facebook dengan mahar sebesar USD 1 miliar atau sekitar Rp 9,5 triliun kala itu – bayangkan apa yang bisa Anda beli dengan uang sebanyak itu. Pada dasarnya Instagram adalah aplikasi berbagi foto yang memungkinkan pengguna mengambil foto dan membagikannya kelayanan jejaring sosial lainnya.
Beberapa Fitur yang terdapat dalam instagram diantaranya :

Efek foto.

Pada versi awalnya, Instagram memiliki 15 efek foto yang dapat digunakan oleh para pengguna pada saat mereka hendak menyunting fotonya. Efek tersebut terdiri dari: X-Pro II, Lomo-fi, Earlybird, Sutro, Toaster, Brannan, Inkwell, Walden, Hefe, Apollo, Poprockeet, Nashville, Gotham, 1977, dan Lord Kelvin[10]. Pada tanggal 20 September 2011, Instagam telah menambahkan 4 buah efek terbaru, yaitu Valencia, Amaro, Rise, Hudson, dan menghapus 3 efek, Apollo, Poprockeet, dan Gotham.

Judul foto.

Setelah foto tersebut disunting, maka foto akan dibawa ke halaman selanjutnya, dan foto tersebut akan diunggah ke dalam Instagram ataupun ke jejaringan sosial lainnya. Di dalamnya tidak hanya ada pilihan untuk mengunggah pada jejaring sosial atau tidak, tetapi juga untuk memasukkan judul foto, dan menambahkan lokasi foto tersebut.

Geotagging. 

Setelah memasukkan judul foto tersebut, bagian selanjutnya adalah bagian Geotag. Bagian ini akan muncul ketika para pengguna iDevice mengaktifkan GPS mereka di dalam iDevice mereka. Dengan demikian iDevice tersebut dapat mendeteksi lokasi para pengguna Instagram tersebut berada.

Tanda suka(like).

Instagram juga memiliki sebuah fitur tanda suka yang fungsinya memiliki kesamaan dengan yang disediakan Facebook, yaitu sebagai penanda bahwa pengguna yang lain menyukai foto yang telah diunggah.

Popular. 

Bila sebuah foto masuk ke dalam halaman popular, yang merupakan tempat kumpulan dari foto-foto popular dari seluruh dunia pada saat itu. Secara tidak langsung foto tersebut akan menjadi suatu hal yang dikenal oleh masyarakat mancanegara, sehingga jumlah pengikut juga dapat bertambah lebih banyak.

Rendy Rizky F
59414050



Tidak ada komentar:

Posting Komentar